Kisah Nyata Seorang Milyarder Muda ‘TAO KAE NOI’

PropelleradsHosting Unlimited Indonesia

“TOP SECRET – The Billionaire”
Kisah Nyata Seorang Milyarder Muda ‘TAO KAE NOI’ By:Qori Mutia > Catatan Bisnis Bung

Mungkin anda kurang familiar dengan wajah ini, tapi siapa yang tak kenal dengan snack ringan bermerek TAO KAE NOI? Snack yang berbahan dasar rumput laut ini sangat laris dan sangat mudah didapatkan di minimarket ataupun supermarket.

Tahukah anda bahwa Snack ringan ini tidak didirikan oleh pengusaha kaya yang sudah memiliki pengalaman puluhan tahun dalam mengelola sebuah pabrik makanan?

Anda pasti kaget dan mungkin tidak percaya bahwa TAO KAE NOI didirikan oleh seorang remaja yang bahkan tidak tahu apa-apa tentang bisnis! Wah, penasaran bukan? Bagaimana bisa?

Beruntung sekali kisah perjalanan remaja kelahiran tahun 1984, yang bernama IItthipat Kulapongvanich atau yang biasa dipanggil TOP ini sudah di filmkan dengan judul “TOP SECRET” atau “The Billionaire”, sehingga saya tidak perlu bercerita terlalu panjang tentang kisah nyata ini, hehehe.

Saya ingin mengupas tentang pelajaran yang saya dapat dari kisah nyata seorang Top Ittipat, yang awalnya merupakan seorang remaja biasa yang kecanduan game online saja.

Film yang sudah dirilis sejak tahun 2011 ini begitu membekas dalam benak saya, sehingga saya merasa tidak sabar ingin menulis konten ini.

Top Itthipat adalah seorang remaja asal Thailand yang sudah keracunan game online sejak ia berusia 16 tahun.

Hebatnya, pada usia 17 tahun Top sudah berhasil mengumpulkan uang sebesar 400.000 bath atau setara dengan 150 jutaan dalam rupiah dari hasil menjual persenjataan milik karakter dalam game yang ia mainkan sampai akhirnya akun game milik Top di “banned” karena ketahuan oleh pengembang game tersebut.

Sampai di sini saya mulai mengenali watak Top yang pandai memanfaatkan “peluang” menjadi “uang” meskipun saat itu caranya tidak bisa dibenarkan. Saat itu ia sudah bisa membeli sebuah mobil secara cash dengan uang tersebut.

Ibu dan Ayah Top sering memarahi Top yang sangat lalai dengan sekolahnya dan hanya sibuk bermain game. Ia selalu dibandingkan dengan kakak- kakaknya yang sudah berhasil dan bekerja di China. Tapi Top memang keras kepala dan tetap saja tidak fokus dengan pendidikannya.

Suatu hari, Ayah Top mengalami kebangkrutan dan terlilit hutang sebesar 40 juta Bath atau 15 Milyar. Mereka pun lari ke China untuk menghindari kreditur. Namun Top tidak bersedia ikut dengan kedua orangtuanya dan berjanji akan melunasi hutang ayahnya agar mereka bisa kembali ke Thailand. ?

Saat itu Top belum tahu berapa jumlah hutang yang dimiliki ayahnya, dan ia hanya tinggal berdua saja dengan pamannya yang selalu setia menemaninya tinggal di rumah yang akan di sita oleh Bank.

Di sinilah kita mulai menyaksikan jatuh bangun seorang Top yang berusaha mengumpulkan uang demi melunasi hutang ayahnya.

Berbagai usaha dilakukannya namun belum membuahkan hasil. Sampai akhirnya ia menjual kacang ‘chestnut’ dan mulai mendapatkan uang. Dia merasa sangat gembira dan semakin yakin bisa melunasi hutang sang ayah.

Namun, kebahagiaan itu hanya bertahan sementara karna mall tempat ia berjualan kacang melarangnya berjualan karena asap dari mesin pemanggang mengotori atap mall. Usaha kacang Top pun berhenti saat itu juga.

Free Traffic 468

Disaat sedang terpuruk itu, kekasih Top berusaha menghiburnya sambil menawarkan sebuah makanan ringan dari rumput laut yang dibawa kekasihnya dari kota yang cukup jauh.

Saat itu belum ada yang menjual makanan seperti itu di daerahnya. Karena sangat menyukai makanan itu, otak Top kembali berputar. Dia ingin menjual snack rumput laut juga!

Namun, memang tak mudah menemukan cara membuat snack rumput laut yang enak.

Top dibantu pamannya sudah menghabiskan berdus- dus rumput laut kering untuk digoreng dan tidak membuahkan hasil. Sampai sebuah kecelakaan di dapur Top, membuat ia tahu rahasia membuat rumput laut yang enak.

Ia pun mulai berjualan snack rumput laut yang dikemas dalam plastik bening seperti kemasan kerupuk pada umumnya. Ia kembali mulai optimis dengan bisnis barunya, sehingga ia berani menghubungi ayahnya dan menanyakan berapa jumlah hutang sang ayah.

Pukulan kenyataan kembali menghantamnya begitu mengetahui sang ayah terlilit hutang Milyaran.

Saat itu ia baru saja keluar dari minimarket Seven Eleven. Dan ide gila kembali menghampiri otaknya. Dia ingin menjual produknya di Seven Eleven ini.

Dan ini adalah salah satu bagian yang paling seru dalam film ini, bagaimana perjuangan Top agar produknya bisa diterima oleh Seven Eleven. Sangat menguras emosi, sampai akhirnya ia bisa berhasil memasarkan produknya di semua konter Seven Eleven. Adegan paling menyentuh bagi saya adalah ending film ini, dimana Top berhasil mengantarkan produknya tepat waktu ke gudang Seven Eleven, lalu menelepon ayahnya dan berkata bahwa hutang ayahnya sudah lunas, dan mereka sudah bisa pulang ke Thailand.

Cerita ini sangat murni karena diambil dari kisah nyata. Saat film dibuat tahun 2011, ia berpenghasilan 1.500 juta Bath (450 Miliyar Rupiah) per tahun dan sudah mempunyai 2.500 karyawan. Ia mengirim produknya ke 6000 cabang 7-Eleven dan mengekspornya ke-27 negara di dunia. Ia mempunyai perkebunan rumput laut di Korea Selatan.

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari perjalanan hidup Top Itthipat.

Kita bisa melihat bagaimana ia tidak mau menyerah pada keadaan, bagaimana kegagalan demi kegagalan tak bisa menghentikannya , dan juga passionnya.

Usaha yang dilakukannya tidak semata karena ingin memperkaya dirinya sendiri. Ia hanya ingin melunasi hutang ayahnya agar mereka bisa kembali berkumpul di Thailand.

Motivasi yang sungguh indah dan berbuah manis.
Sumber: Group Fb Catatan Bisnis Bung Billy

Daftar Sekarang

Artikel Lainnya:

1. Cara Sukses Diusia Muda

2. 5 fitur Marketing yang dibutuhkan Toko Online

3. Seputar Program Affiliate

4. 7 Kesalahan Fatal Promosi Online

5. Usaha Sampingan Anti Rugi

6. E-book Tips Beasiswa Keluar Negeri

7. Right, Warant, dan Obligasi

8. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

9.Materi Kuliah Manajemen Keuangan: Saham dan Obligasi

10. Resume Manajemen Investasi Bab 1 dan 2 Buku Bodie


Daftar Sekarang

Comments

comments

Leave a Reply

Lewat ke baris perkakas