Perbedaan Li-Po dan Li-Ion

PropelleradsHosting Unlimited Indonesia

Perbedaan Baterai Li-Po dan Li-Ion Perbedaan secara umum baterai Li-Po dan Li-Ion adalah terletak pada penghantar arus listrik (Elektrolit) pada kedua jenis baterai itu. Li-Po singkatan dari Lithium Polymer, bersifat cair (Liquid), serta menggunakan elektrolit polimer yang sangat padat, dan mampu menghantarkan daya lebih cepat. Untuk baterai Li-Ion bergerak dari elektroda negatif ke elektroda positif saat dilepaskan, dan akan kembali saat diisi ulang. Baterai jenis Li-ion ini memakai senyawa litium interkalasi sebagai bahan elektrodanya, berbeda dengan litium metalik yang dipakai di baterai litium non-isi ulang. Baterai Li-Ion adalah baterai yang populer saat ini karena banyak digunakan oleh gadget portable, dan perangkat elektronik dengan baterai isi ulang lainnya. Kekurangan dan Kelebihan Baterai Lithium Polymer Kelebihan 1. Lebih Aman 2. Lebih ringan 3. Bisa bertahan lebih lama 4. Ramah Lingkungan 5. Fleksibel bisa dibuat berdasarkan kebutuhan Kekurangan 1. Biaya manufaktur mahal 2. Jarang di temukan di pasaran 3. Harga baterai Juga mahal karena cost untuk energi ini juga mahal 4. Butuh teknisi smartphone untuk mengganti baterai baru Kekurangan dan Kelebihan Baterai Lithium Ion Kelebihan 1. Mudah di temukan di pasaran 2. Perawatan lebih mudah 3. Lebih cocok untuk baterai gadget portable Kekurangan 1. Tidak kuat terhadap temperatur panas 2. Butuh ukuran fisik yang lebih tebal dan besar untuk kapasitas mAh yang besar 3. Tidak bisa isi ulang berlebihan akan mengakibatkan berkurangnya daya baterai Li-Ion

Daftar Sekarang

Comments

comments

2 Comments

  1. W A H Y O N O Maret 22, 2015
  2. Deki Oktober 19, 2015

Leave a Reply

Lewat ke baris perkakas