Pelajaran hidup yang bisa kita peroleh dari Anime Naruto

PropelleradsHosting Unlimited Indonesia

Sehebat apapun seorang manusia dia tetaplah manusia. Sebagai manusia wajar kalau kita berbuat salah. Adakalanya kita merasa sudah berlaku benar. Namun, pernahkah kita mengecek pandangan orang-orang disekitar kita? Bisa jadi menurut mereka apa yang kita lakukan adalah sebuah kesalahan.

Free Traffic 468

Kita merasa benar karena itu kebenaran yang kita percayai. Sementara mereka punya pandangan yang berbeda. Benar menurut kita belum tentu benar menurut mereka.

Karena kebenaran sifatnya abstrak, semuanya tergantung pengalaman dan kondisi saat kita menghadapinya. Pada akhirnya kita akan sampai di akhirat. Saat itulah, kita akan tau apa itu kebenaran sejatinya.

Begitulah kehidupan

Bagi penggemar komik dan anime Naruto seperti saya. Pasti paham apa yang saya maksud disini. Dalam komik Naruto ada beberapa manusia yang punya kekuatan begitu besar. Bisa dibilang mereka punya kekuatan “Dewa”. Tokoh tersebut tidak lain adalah Nagato mempunyai Doujutsu terkuat rinnegan membuatnya menguasai semua elemen. Dengan kekuatan matanya ia memerintah berdasarkan keadilan versinya. Ia tidak pernah tau kalau apa yang ia lakukan adalah sebuah kesalahan, sampai akhirnya ia bertemu dengan sang tokoh Naruto. Naruto akhirnya menyadarkannya bahwa apa yang ia lakukan ternyata telah melenceng dari kebenaran yang ia anut selama ini. Tanpa sadar ia telah membuat sebuah kesalahan besar yang membuat dunia justru makin memburuk bukan membaik seperti yang ia impikan.

Kesalahan yang sama terus berulang pada tokoh Tobi/Obito yang sempat mengaku sebagai madara. Tokoh ini juga mempunyai kekuatan besar. Dengan kekuatannya ia, berusaha mewujudkan impiannya. Hingga akhirnya ia sadar kalau apa yang ia impikan ternyata membuat dunia lebih buruk bukan membaik seperti harapannya.

Demikian pula pada tokoh Madara. Setelah menunggu lama, rencananya untuk kembali hidup akhirnya sukses. Demikian pula rencana mata Bulannya berlangsung sempurna sesuai rencananya. Namun ketika rencananya berhasil, akhirnya ia sadar kalau selama ini ia hanya dikendalikan oleh Zetsu Hitam dimana Madara merasa kalau ialah yang menciptakan Zetsu Hitam. Kenyataannya Zetsu Hitam inilah yang mengendalikan madara melaui hawa nafsunya ingin berkuasa atas semuanya. Diakhir hayatnya Madara sadar bahwa tidak peduli betapa besar kekuatan yang dimiliki ia tetaplah manusia. Sebagai Manusia ia juga bisa dikendalikan oleh hawa nafsu hingga membuat kesalahan.

Pelajaran berharga yang perlu kita simak dari Anime ini adalah tak peduli sehebat apapun kita sebagai manusia. Kita pasti bisa berbuat salah. Karena Manusia makhluk yang lemah pada hawa dan nafsunya, senantiasa kita merasa benar dan menganggap orang lain salah. Padahal kita harusnya bisa melihat kenyataan bahwa Manusia tetaplah manusia, berbuat kesalahan adalah bagian dari kehidupan manusia.

Maka janganlah selalu merasa apa yang kita lakukan sudah benar. Barangkali kita hanya belum menemukan kebenaran yang sesungguhnya atau sudah melihatnya namun berusaha menutupinya karena terlalu bernafsu pada dunia.

Propellerads

Selamat berjuang. Sekian.

Daftar Sekarang
Foto Profil dari Firmansyah

Firmansyah

Seorang bloger pemula yang sedang mengembangkan kemampuannya

Satu tanggapan untuk “Pelajaran hidup yang bisa kita peroleh dari Anime Naruto

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas