Pilihan Rakyat vs pilihan Partai

PropelleradsHosting Unlimited Indonesia

Pilihan Rakyat vs pilihan Partai

Bagitau.Id – Pemilihan kepala daerah memang rutin berlangsung setiap 5 tahun hal ini wajar mengingat masa jabatan kepala daerah yang berlangsung selama 5 tahun.

Tapi ada yang aneh pada Pilkada kali ini yang terlihat sepertinya agak kurang berimbang.

Hal ini tidak lain karena banyaknya partai Politik yang mengusung salah satu calon.

Sangat timpang memang mengingat 11 partai mengusung pasangan calon (paslon) nomor urut 1 sementara, pesaingnya paslon nomor urut 2 harus mendaftarkan diri lewat jalur Independen.

Kondisi seperti ini tak seharusnya terjadi terlebih di era demokrasi dimana terdapat banyak partai (multi partai).

Setiap partai politik pasti memiliki gagasan-gagasannya tersendiri hingga akhirnya mereka membentuk partai, nah dari gagasan-gagasan ini sudah sewajarnya bila melahirkan banyak calon yang berbeda namun saya heran nyatanya mereka memutuskan hanya mengusung satu calon.

Free Traffic 468

Kalau terus menerus seperti ini alangkah baiknya bila partai tersebut melebur saja menjadi satu.

Buat apa banyak partai kalau akhirnya mencalonkan satu pasangan calon saja.

Intinya pada pilkada terjadi pertarungan antara pilihan partai politik vs pilihan rakyat.

Hal ini mengingat banyaknya partai pendukung pasangan nomor urut 1 sementara lawannya harus melewati jalur Independen.

Mengingat keadaan ini tidak salah rasanya kalau saya mengatakan Pilkada Muba, adalah penentuan pilihan rakyat atau partai.

Karena pada dasarnya untuk mencalonkan diri lewat partai, seorang calon harus mendaftarkan dirinya melalui partai tersebut.

Sementara kalau lewat jalur Independen seorang calon harus sukses menarik perhatian rakyat, hal ini dibuktikan dengan raihan KTP yang menjadi salah satu syarat pendaftarannya.

Jadi bagaimana pilkada Muba benarkah ini pertarungan antara pilihan rakyat vs pilihan Partai.

Semoga tidak demikian, pilihan tetap ditangan rakyat, sementara partai hanya menyuarakan keinginan rakyat.

Daftar Sekarang

Comments

comments

Leave a Reply

Lewat ke baris perkakas