Mi instan mudah dimasak, rasanya yang gurih bikin nagih/Freepik

bagitau.id – Mi instan sering menjadi makanan alternatif saat lapar. Seperti namanya, makanan ini dimasak dengan praktis. Tak heran jika banyak yang menyukainya. Apalagi saat ini mi instan ditawarkan dengan aneka pilihan rasa yang menggoda.

Meski enak dan mengenyangkan, sayangnya mi instan beresiko bagi kesehatan karena kandungan gizinya yang minim. Terlebih jika dikonsumsi berlebihan. Masalahnya melepaskan diri dari mi instan ini tidak gampang. Apalagi bagi yang sudah kecanduan.

Ada beberapa ciri-ciri seseorang kecanduan mi instan seperti dilansir dari hellosehat.com. Coba simak, siapa tahu Anda termasuk salah satunya.

1. Mendadak ingin makan mi instan, padahal sudah makan yang lainnya. Perut juga tidak lapar, hanya ingin dan itu sering.

2. Berlebihan saat makan mi instan. Tidak cukup satu bungkus saja.

3. Mencari-cari alasan untuk makan mi instan. Misalnya sedang hujan, lalu berpikir enak nih kalau makan mi rebus.

4. Menutup-nutupi kebiasaan sering makan mi instan dari orang lain. Misalnya orang tua, pasangan atau teman.

5. Tak mampu menahan diri, meskipun sebenarnya tahu makan mi terlalu sering dan terlalu banyak mengakibatkan berat badan bertambah.

6. Merasa bersalah setelah makan mi instan, tapi besok lalu diulangi lagi.

Jika Anda mengalami tiga atau empat ciri-ciri diatas, waspada lah. Itu berarti kebiasaan makan mi instan Anda sudah masuk kategori kecanduan. Itu artinya harus mulai mengurangi konsumsi mi instan.

Berikut ini trik jitu untuk mengarasi kencanduan tersebut:

1. Tambahkan sayur atau daging

Coba tambahkan sayuran dan daging ke dalam mangkuk mi instan Anda. Seperti wortel, sawi, atau brokoli. Kemudian tambahkan daging ayam atau sapi asli. Jangan pakai bakso yang sudah diolah dipabrik. Sebab

Penambaan sayur dan daging itu menambah kandungan gizi di mi instan. Selain itu juga membantu Anda menyukai makanans sehat seperti sayur-sayuran.

2. Ganti bumbu dengan rempah

Rasa gurih pada mi instanlah yang membuat orang ketagihan. Rasa asin, pedas dan gurihnya harus dihentikan. Caranya dengan menggantinya dengan rempah alami.

Buang bumbi mi instan, ganti rasa pedasnya dengan cabai alami. Pakai bawang putih, bawang merah dan lada untuk rasa gurihnya. Agar asin, tambahkan garam secukupnya. Di awal-awal pasti sulit, tapi lama-lama Anda akan terbiasa, atau malah jadi tak suka mi instan.

3. Jangan langsung berhenti

Bagus jika Anda punya niat berhenti makan mi instan. Tapi jika Anda langsung berhenti malah tidak efektif. Sebab cara itu malah akan membuat rasa ingin makan mi instan semakin besar.

Mulailah mengurangi makan mi instan pelan-pelan. Jika biasanya makan mi instan sehari sekali coba batasi jadi 2 kali seminggu. Jika berhasil kurangi lagi jadi sekali seminggu. Begitu seterusnya, sampai keinginan makan mi instan Anda punah.

4. Jangan simpan mi instan di rumah

Jika sedang ingin makan mi instan beli satu saja. Jangan punya stok di rumah. Sebab, seringkali orang tergoda makan mi instan karena melihatnya.

Jika Anda tak punya stok dirumah dan keinginan makan mi datang, cobalah untuk tahan, konsumsi makanan lain. Rasa ingin itu akan hilang sendiri. Kalau rasa itu tak juga hilang, berjalan kaki lah ke warung. Anda akan haus, minumlah banyak-banyak, jika perut sudah penuh, rasa ingin makan biasanya akan lenyap.

5. Mencari pertolongan

Semua cara sudah ditempuh, tapi belum juga berhasil. Sudah waktunya Anda mencari pertolongan. Mintalah orang terdekat memberikan dukungan. Salah satunya dengan tidak makan mi instan saat berada di dekat Anda.

Anda juga boleh mencari pertolongan psikolog atau terapis untuk mengatasi kecanduan. (rahmawati)