DJ Galih saat menghibur pengunjug di salah satu pub di Nagoya, Batam/Agung Dedi Lazuardi

bagitau.id– Geliat hiburan malam di Batam sempat sepi lantaran pandemi Covid-19 yang melanda sejak Maret 2019 lalu. Para pemilik tempat hiburan bahkan menutup usahanya karena imbauan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi, Hiburan Malam Ditutup


Penutupan tempat hiburan itu berimbas kepada pengisi acara seperti Disc Jockey (DJ). Hal itu diungkapkan salah seorang DJ bar and resto Galih Eka Vandiano. Selama pandemi yang hampir berjalan selama setahun ini, dia mengaku hanya mendapatkan sedikit order manggung.

“Dari Maret sampai saat ini, sekitar enam kali main aja, kalau sebelumnya bisa belasan kali saya dapat orderan,” ujarnya, Kamis (19/11/2020).

Meskipun demikian, dirinya tak terlalu mengalami keterpurukan ekonomi, lantaran profesi DJ itu baginya hanyalah sekadar hobi. Bahkan dia bersama teman-temannya sempat menggelar konser amal secara virtual.

“Kemarin kami sempat membuat konser amal secara online, mengumpulkan donasi untuk disalurkan kepada yang membutuhkan,” ujarnya.

Galih mengatakan, syukurnya jelang akhir tahun ini, dirinya mulai kebanjiran job. Bahkan hingga saat ini, dirinya sudah diminta beberapa bar dan resto di Batam untuk mengisi acara. Kata dia gairah hiburan malam saat ini mulai menggeliat, apalagi semenjak diberlakukannya new normal.

“Saya mulai dapat job lagi semenjak new normal, untuk akhir tahun sudah ada empat bar dan resto yang menghubungi saya, jadi bisa disimpulkan, Natal dan Tahun Baru tahun lalu sama sekarang tak ada perbedaan,” ucapnya. (agung)