Patung Merlion di Singapura/Pixabay.com

bagitau.id – Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura pada Jumat (20/11/2020) mengeluarkan maklumat karantina 14 hari di fasilitas khusus bagi wisatawan yang memasuki Singapura, terutama dari Malaysia dan Jepang, mulai Minggu (22/11/2020).

“Satuan tugas multi kementerian telah memantau dengan cermat situasi global COVID-19 dan akan memperketat langkah-langkah perbatasan mengingat kasus-kasus yang meningkat di Malaysia dan Jepang,” kata kementerian itu, dikutip dari CNA, Sabtu (21/11/2020).


Tindakan baru ini juga berlaku untuk semua wisatwan yang memiliki riwayat perjalanan dalam 14 hari terakhir ke salah satu dari kedua negara tersebut.

Selain itu, semua wisatawan, kecuali warga negara Singapura dan penduduk tetap, yang memasuki Singapura mulai pukul 23.59 pada 27 November yang memiliki riwayat perjalanan dalam 14 hari terakhir ke Malaysia akan diminta untuk mengikuti tes COVID-19 polymerase chain reaction (PCR) dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan.

BACA JUGA: Setiap Hari, Belasan Orang Daftar untuk ke Singapura

Pemerintah mengumumkan awal tahun ini bahwa para pelancong dari Malaysia, kecuali Sabah, diizinkan untuk melayani pemberitahuan tinggal di rumah selama tujuh hari di tempat tinggal mereka. Mereka yang melakukan perjalanan ke Sabah diharuskan untuk melayani pemberitahuan tinggal di rumah selama 14 hari di fasilitas khusus.

“Mengingat peningkatan tajam kasus di Malaysia baru-baru ini, semua pelancong yang memasuki Singapura mulai 22 November, pukul 23.59 yang memiliki riwayat perjalanan (termasuk transit) dalam 14 hari terakhir ke Malaysia akan diminta untuk memberikan pemberitahuan tinggal di rumah selama 14 hari di fasilitas khusus,” demikian pengumuman dari Depkes Singapura.

Ini juga berlaku bagi pelancong yang memasuki Singapura untuk bekerja di bawah Pengaturan Komuter Berkala dan pelancong yang kembali ke Singapura di bawah Jalur Hijau Timbal Balik Singapura-Malaysia.

Wisatawan yang perlu melakukan tes PCR harus menunjukkan hasil tes COVID-19 negatif yang valid sebagai syarat persetujuan untuk memasuki Singapura.

Persyaratan ini tidak akan berlaku untuk pelancong yang kembali ke Singapura di bawah Jalur Hijau Timbal Balik Singapura-Malaysia.

Mereka yang tiba di Singapura dari pukul 11.59 malam pada hari Minggu dengan riwayat perjalanan ke Jepang selama 14 hari terakhir juga harus menerima pemberitahuan tinggal di rumah selama 14 hari di fasilitas khusus.

Singapura pada hari Jumat melaporkan 4 kasus COVID-19 baru, yang semuanya diimpor. Tidak ada kasus penularan lokal yang dilaporkan selama 10 hari berturut-turut. Penghitungan infeksi COVID-19 Singapura mencapai 58.143, dengan 28 kematian. (bt)