Pixabay.com

bagitau.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengambil keputusan bahwa sekolah sudah boleh menyelenggarakan pembelajaran tatap muka mulai semester genap tahun ajaran 2020/2021. Meski demikian, ada protokol kesehatan yang harus diikuti, baik oleh siswa maupun guru.

“Harus pakai masker, tidak ada negosiasi di sini. Semua. Anak, guru, semua tenaga pendidik harus pakai masker,” tegas Nadiem, dikutip dari detikcom, Sabtu (21/11/2020).

Ruang belajar pun harus dikondisikan dengan jarak antarsiswa minimal 1,5 meter. Maksimal siswa yang boleh mengisi satu kelas adalah 18 orang. Karena pembatasan ini, jadwal belajar boleh dibuat dengan sistem bergantian (shift), yang diatur oleh sekolah.

Ingat juga untuk membekali anak dengan makanan sehat, karena selama masa transisi, kantin sekolah belum diperkenankan untuk dibuka. (bt)