Ilustrasi/Pixabay

bagitau.id– Guru non Pegawa Negeri Sipil (PNS) pada satuan Pendidikan Islam akan mendapatkan bantuan subsidi upah (BSU). Subsidi itu disalurkan oleh Kementerian Agama.

Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani mengatakan hasil verifikasi akhir total ada 542.901 guru bukan PNS pada madrasah akan menerima BSU.

Baca Juga: Subsidi Gaji Tahap II Cair Minggu Ini

“Juga ada 93.480 guru Pendidian Agama Islam bukan PNS di sekolah umum. Jadi totalnya 636.381 guru bukan PNS pada satuan Pendidikan Islam yang akan menerima BSU,” ujarnya, Rabu (2/12/2020) dikutip dari laman kemenag.go.id.

Bantuan itu akan disalurkan melalui rekening kepada guru yang bersangkutan. Penyaluran bantuan dibayarkan satu kali untuk 3 bulan, yakni Oktober, November dan Desember 2020. Besarannya per orang Rp600 ribu per bulan. Sehingga totalnya Rp1,8 juta.

Dhani berharap BSU ini dapat meningkatkan motivasi, kinerja dan kesejahteraan guru bukan PNS pada satuan Pendidikan Islan di masa pandemi Covid-19.

“Ini penting, karena guru merupakan sumber daya utama dalam kelangsungan proses penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan,” ujarnya.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) M Zain menambahkan, penerima BSU adalah guru yang tercatat di Informasi Data Pokok Pendidikan Islam (Emis), Pusat Layanan PTK Kemenag (Simpatika), atau Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama (SIAGA).

Para guru yang mendapat BSU telah diverifikasi sebagai kriteria penerima bantuan. Mereka harus lulus persyaratan diantaranya; memiliki NIK, penghasilan dibawah Rp5 juta, bukan penerima program prakerja, tidak menerima BSU lainnya. (rahmawati)