kepala Disdik Batam, Hendri Arulan/Tengku Bayu

bagitau.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam memastikan hari ini belajar tatap muka di sekolah. Namun baru di sekolah hinterland. Hampir semuanya sekolah hinterland melakukan belajar tatap muka.

“Untuk hinterland mayoritas sudah melakukan belajar tatap muka,” Kata kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, Senin (4/1/2021).

Baca Juga: Sekolah Tatap Muka di Batam Diperbolehkan Mulai 4 Januari

Kata Hendri, pemerintah kota (Pemko) Batam telah menjamin sekolah yang berada di daerah hinterland belajar tatap muka. Namun, setiap sekolah di sana (hinterland) tetap harus mengikuti peraturan yang diberikan oleh pemerintah.

“Masih ada sekolah di hinterland yang belum belajar tatap muka di beberapa kecamatan. Mereka belum sepakati komitmen yang diberikan, maka belajarnya masih jarak jauh,” ujarnya.

Sementara untuk sekolah yang berada di mainland (perkotaan) sampai saat ini belum ada satupun pihak sekolah menyampaikan permohonan untuk belajar tatap muka.

“Sekolah di mainland belum ada yang menyampaikan permohonan belajar tatap muka, mungkin mereka lagi proses melengkapi syaratnya,” paparnya.

Seperti yang diketahui, Pemko Batam akan memberikan izin bagi sekolah yang ingin melakukan belajar tatap muka. Namun, pihak sekolah baik sekolah negeri maupun sekolah swasta wajib memenuhi persyaratan yang diberikan berdasarkan SKB 4 Menteri.

“Salah satu persyaratan nya ialah menyediakan sarana prasarana sanitasi dan kebersihan, dekat dengan fasilitas kesehatan, keseiapan menerapkan wajib masker, menyediakan alat thermo gun, dapat persetujuan dari komite sekolah atau perwakilan orangtua atau wali,” kata Hendri.

Tidak hanya itu saja sambungnya, pada pelaksanaan nantinya, setiap pembelajaran di kelas harus memiliki aturan yang diberikan. Untuk anak-anak ditingkat TK atau PAUD maksimal harus 5 orang dan untuk SD dan SMP maksimal muridnya perkelas 18 orang.

“Jarak kursi juga harus 1,5 meter setiap anak,” ujarnya. (bayu)