bagitau.id – Varian virus korona baru telah terdeteksi pada empat pelancong dari negara bagian Amazonas Brasil yang berkunjung ke Jepang 2 Januari 2021. Kementerian Kesehatan Jepang mengumumkan mutasi baru dari virus tersebut pada Minggu (10/1/2021).

Dari empat pelancong yang tiba di bandara Haneda Tokyo pada 2 Januari itu, seorang pria berusia empat puluhan mengalami masalah pernapasan, seorang wanita berusia tiga puluhan mengalami sakit kepala dan sakit tenggorokan, seorang remaja pria mengalami demam, sementara seorang remaja wanita tidak menunjukkan gejala.

Semua wisatawan dikarantina di bandara Tokyo.

Seorang pejabat kementerian mengatakan penelitian sedang dilakukan untuk mengetahui kemanjuran vaksin terhadap varian baru, yang berbeda dari varian sangat menular yang pertama kali ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan yang telah mendorong lonjakan kasus.

BACA JUGA: Jepang Kembali Perketat Arus Masuk

“Saat ini, tidak ada bukti yang menunjukkan varian baru yang ditemukan pada mereka yang berasal dari Brasil memiliki tingkat penularan yang tinggi,” Takaji Wakita, kepala Institut Penyakit Menular Nasional, dikutip dari CNA, Senin (11/1/2021).

Namun, kementerian kesehatan Brasil mengatakan telah diberitahu oleh otoritas Jepang bahwa varian baru tersebut memiliki 12 mutasi. Salah satunya telah diidentifikasi dalam varian yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

“Ini menyiratkan potensi penularan virus yang lebih tinggi,” katanya.

Setelah melihat peningkatan tajam dalam kasus virus korona, Jepang mengumumkan keadaan darurat untuk Tokyo dan tiga prefektur yang bertetangga dengan ibu kota pada hari Kamis. ***