Warkop Medan menjadi wadah bagi pelaku usaha wisata yang terdampak pandemi Covid-19/Agung Dedi Lazuardi

bagitau.id- Lontong Medan Pangeran kini melebarkan sayapnya, bekerjasama dengan Warkop Medan, keduanya membuka lapak di kawasan pusat belanja pakaian bekas di Taman Raya Square (Taras) Batam Centre.

Lontong Medan Pangeran merupakan kuliner yang dijual oleh pelaku wisata tourguide, yang banting setir karena pandemi.

Baca Juga: Pangestu Kopi Hadir di Depan Polresta Barelang

“Kebetulan kami ditawari owner warkop Medan untuk berkolaborasi, yang juga sama-sama pelaku pariwisata, selama ini kami jualan di Bundaran Asrama Haji,” ujar owner Lontong Medan Pangeran, Evi Yani, Senin (11/1/2021).

Evi mengatakan, keduanya lalu menggabungkan konsep kuliner lontong Medan dengan cita rasa kopi kampung. Menurut Evi kolaborasi tersebut menjadi lebih menarik, sebab siapapun yang datang akan merasakan sensasi berada di kampung halaman Sumatra Utara.

“Apalagi lokasinya di Taras, yang merupakan salah satu destinasi wisata berbelanja barang-barang bekas,” ujarnya lagi.

Di tempat yang sama, owner sekaligus insiator Warkop Medan, Anto Sembiring Maha mengatakan, kolaborasi yang dia gagas terinspirasi dari rekan-rekannya sesama pelaku pariwisata di Batam. Setelah terimbas pandemi, mulai bangkit dengan banting setir membuka usaha lain.

“Banyak kawan-kawan yang buka usaha sendiri, saya melihat seperti itu, ternyata mereka punya kemampuan lain, padahal mereka tak ada basic, tapi berhasil,” ujarnya.

Anto juga mengatakan, ke depan dirinya berencana mengumpulkan rekan-rekan pelaku pariwisata lainnya untuk bergabung di lokasi yang saat ini tengah dia kembangkan.

“Ini menjadi wadah mereka,” ucapnya.

Selain menu makanan lontong Medan, pihaknya juga menyediakan berbagai jenis kopi, mulai dari kopi kampung hingga jenis-jenis kopi kekinian, yang diracik oleh barista yang berpengalaman.

“Segala jenis kopi kami sediakan juga disini,seperti kopi vietnam drip, latte, capucino, kopi tarik dan lain-lain,” ucapnya.***