bagitau.id – Kuliner menjadi bagian dari pariwisata. Singapura serius mengelola satu item wisata ini.

Buktinya, budaya makan komunal Singapura ini bahkan masuk daftar Intangible Cultural Heritage (Warisan Budaya Tak Benda) dari UNESCO pada 2020.

Hawker Centre Singapura sebelum masa pandemi Dok. Facebook Singapore Tourism Board

Cikal bakal Pusat Jajanan Kuliner di Singapura sudah ada saat sebelum masa Perang Dunia II.

Setelah Singapura merdeka pada 1965, pemerintah membuat peraturan tegas. Para penjual makanan keliling dan kaki lima direlokasi dan harus mendapatkan izin.

Sejak 1971-1986, pemerintah Singapura berhasil merelokasi lebih dari 18.000 penjual makanan keliling dan kaki lima ke Pusat Jajanan Kuliner.

Saat ini ada lebih dari 110 Pusat Jajanan Kuliner yang tersebar di seluruh Singapura.

Sebagai jaminan keamanan kesehatan dan kenyamanan para pedagang di Pusat Jajanan Kuliner Singapura menerapkan protokol kebersihan baru dan mendapatkan label SG Clean.

Semua tempat ini bersertifikat SG Clean yang menjamin keamanan serta kebersihan dari makanan yang Anda santap.

Sebut saja

1. Newton Food Centre

Newton Food Centre ini banyak disukai karena adanya area indoor dan outdoor untuk pengunjung bersantap.

Di sini juga ada gerai R&B Express. R&B Express menjual seafood dan sayap ayam bakar, sate, popiah, dan kueh pie tee. Sambal bawang putih dicampur jeruk kalamansi adalah ciri khas dari gerai ini.

Selain itu ada Guan Kee Grilled Seafood, gerai yang menjual aneka seafood cocok dinikmati bersama keluarga atau teman-teman.

Sambil menunggu makanan dimasak, biasanya pengunjung juga membeli Hup Kee Oyster Omelette, yaitu dadar telur kerang dan Bee Heng Popiah atau lumpia khas Singapura yang tidak digoreng tetapi tetap nikmat dan tentunya lebih sehat.

2. Chinatown Complex Market & Food Centre

Inilah Pusat Jajanan Kuliner tempat Hawker Chan yang tersohor bernaung. Hakwer Chan sempat membuat heboh karena menjadi gerai Pusat Jajanan Kuliner yang mendapat satu bintang Michelin dari Michelin Guide Singapore pada 2016.

Bintang tersebut menjadi impian banyak koki dunia dan bisa didapatkan Chan Hon Meng yang sudah berdedikasi memasak hidangannya selama lebih dari 35 tahun.

Hawker Chan menjual hidangan andalan berupa Soya Sauce Chicken (nasi ayam saus kecap). Sajian juga sempat mendapatkan julukan sebagai makanan bintang Michelin paling terjangkau di dunia.

Saat ini Hawker Chan membuka tiga cabang lain di Singapura, tetapi masih banyak yang berkunjung ke kedai pertamanya untuk merasakan pengalaman autentik.

3. Amoy Street Food Centre

Di Amoy Street Food Centre ada enam gerai yang direkomendasikan dalam Michelin Guide Singapore 2019.

Maka tak mengherankan jika Pusat Jajanan Kuliner satu ini terkenal di kalangan warga lokal.

Saat jam makan siang biasanya ramai pengunjung dari pegawai kantor sekitar. Sebaiknya datanglah sebelum jam 12 siang agar tidak kehabisan makanan.

4. Adam Road Hawker Centre

Pusat Jajanan Kuliner ini banyak diliput media, alasannya banyak politisi dunia yang mampir dan makan di sini.

Ada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang mampir pada 2018, minum jus jeruk nipis.

Selain itu juga ada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang berkunjung ke Pusat Jajanan Kuliner ini pada 2013.

Saat itu Biden menjabat sebagai Wakil Presiden AS. Ia mengunjungi Pusat Jajanan Kuliner dengan mendadak kemudian memesan jus tebu. Biden juga melayani pengunjung yang ingin berfoto dan bersalaman dengannya.

Adam Road Hawker Centre sangat terkenal dengan gerai Selera Rasa Nasi Lemak.

Presiden Joko Widodo dan istrinya, Iriana, bahkan pernah dijamu sarapan nasi lemak dari Selera Rasa oleh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong saat berkunjung pada 2018, tetapi jamuan ini tidak dimakan di Pusat Jajanan Kuliner.

Saat itu Jokowi dan Iriana berkunjung ke Singapura bertepatan dengan kelulusan Kaesang, putra mereka.

5. Maxwell Food Centre

Koki selebriti dunia sekaligus pemilik 35 restoran dengan bintang Michelin, Gordon Ramsay pernah membuat kehebohan di Maxwell Food Centre pada 2013.

Kala itu, ia berkompetisi dengan koki dari 328 Katong Laksa, Foo Kui Lian dari Tian Tian Chicken Rice, dan koki restoran seafood Ang Kiam Meng.

Ramsay kalah dalam kompetisi tersebut dan mengakui kemampuan masak koki lokal yang berpengalaman puluhan tahun.

Tian Tian Chicken Rice dengan sajian nasi ayam hainan masih menjadi andalan di Pusat Jajanan Kuliner ini. Mendiang koki dan presenter Anthony Bourdain juga pernah bersantap di sini.

6. Tekka Market and Food Centre

Atlet sepak bola terkenal asal Inggris, David Beckham membuat heboh netizen Singapura setelah fotonya sedang makan mee goreng di Tekka Market and Food Centre beredar di internet.

Beckham terlihat santai menyantap mee goreng ala Singapura dengan sumpit sambal berbincang dengan kawannya. Selain itu Beckham juga tampak penasaran akan bumbu rempah yang dijual salah satu gerai.

Tekka Market and Food Centre terkenal akan keberagaman gerai makanan dari berbagai budaya. Ada gerai makanan Allauddin’s Briyani yang terkenal akan nasi biryani khas India.

Anda juga bisa mencoba 545 Whampoa Prawn Mee yaitu gerai mi udang yang sudah dijalankan tiga generasi dan Temasek Indian Rojak, rujak khas India yang halal.

7. 51 Old Airport Road Food Centre

Salah satu Pusat Jajanan Kuliner tertua di Singapura, 51 Old Airport Road Food Centre dibuka pada 1972.

Namanya diambil dari bekas bandara Singapura, Kallang Airport yang dibangun pada 1937.

Pusat Jajanan Kuliner ini menjadi rumah dari 160 gerai makanan dan beberapa hadir di Mihcelin Guide dengan penghargaan Bib Gourmand dan Michelin Plate.

Ada kwa cap dari To-Rico’s Guo Shi, sajian seperti kwetiau rebus tetapi berukuran lebih lebar. Sajian ini dimasak dengan kuah herba.

Ada juga Xin Mei Xiang Zheng Zong Lor Mee, sajian mie lebar ala Hokian dengan kuah kental dan aroma rempah yang kuat.

Jangan lupakan, Whitley Rd Big Prawn Noodle dengan sajian mi udang dengan kaldunya yang rasanya begitu kaya.  (*)