JAKARTA – Persiapan Tim Nasional (Timnas) sepak bola Indonesia senior menjelang gelaran bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026 dipastikan terganggu. Pasalnya, tim besutan pelatih John Herdman ini diterpa krisis pemain akibat badai cedera yang menimpa beberapa pilar pertahanan utama mereka.
Turnamen format baru garapan FIFA untuk kawasan Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung dari 25 September hingga 5 Oktober 2026. Bertindak sebagai tuan rumah untuk Premier Division Grup A, Indonesia berada satu kelompok dengan rival-rival kuat seperti Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
Skuad Mewah yang Terganjal Kondisi Fisik
Guna menghadapi kompetisi ketat ini, pelatih John Herdman sebenarnya telah memanggil komposisi 23 pemain terbaik kombinasi penggawa lokal dan pilar yang berkarier di Eropa (abroad). Nama-nama besar seperti Emil Audero, Kevin Diks, Justin Hubner, Calvin Verdonk, hingga penyerang Ole Romeny masuk dalam daftar resmi.
Namun, dilansir dari Kompas.com, kekuatan penuh pertahanan Garuda dipastikan pincang di laga-laga awal. Tiga pemain bertahan, yakni Mees Hilgers, Adrian Wibowo, dan Miliano Jonathans, dipastikan absen karena masih fokus pada proses pemulihan cedera.
Kondisi kian mengkhawatirkan karena status kebugaran kapten utama tim, Jay Idzes, serta beberapa pemain kunci lain seperti Sandy Walsh, Marselino Ferdinan, dan Shayne Pattynama masih dalam pantauan ketat tim medis jelang dibukanya kompetisi.
Waktu Persiapan Sangat Terbatas
Selain kendala kebugaran fisik, Timnas Indonesia juga berkejaran dengan waktu. Skuad Merah Putih baru diperkirakan berkumpul secara resmi untuk memulai pemusatan latihan (training camp) pada Senin, 21 September, menyesuaikan dengan kalender jeda internasional resmi FIFA.
Situasi ini membuat John Herdman praktis hanya memiliki waktu efektif kurang dari satu minggu untuk meracik skema alternatif, menyatukan visi taktik, dan memilah pemain yang benar-benar siap tempur di lapangan hijau.
Sterilisasi SUGBK Terus Dikebut
Kendati kesiapan dari sisi teknis tim menemui ganjalan, persiapan infrastruktur sebagai tuan rumah justru berjalan sangat matang. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bersama pengelola kawasan Gelora Bung Karno telah meninjau langsung kualitas fasilitas mulai dari lapangan latihan PTIK hingga Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pihak pengelola memastikan dampak sisa abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau yang sempat mengotori area stadion telah dibersihkan secara intensif.
Sesuai jadwal, laga perdana skuad Garuda akan langsung tersaji di SUGBK Jakarta pada 25 September mendatang dengan menantang timnas Singapura.










